Darmasyah : Suara NW Akan Tentukan Kemenangan Demokrat

0
HL Satriwan Sahak SH

 

Kabar Lombok-Mataram

Meskipun Demokrat belum melakukan tahapan penjaringan calon kepala Daerah seperti partai lain.Keputusan politik Demokrat dinilai akan menjadi antiklimaks proses Politik menuju Pilkada 2018.

Pengamat Politik dan sosial Universitas Muhammadiyah Mataram Drs Darmansyah MSi menilai, konstelasi politik dalam Pilkada NTB masih dikendalikan oleh Demokrat. Selain menasionlnya sosok TGB sebagai ikon Demokrat NTB,keberadaan jam’ah organisasi NW dipandang Darmasyah menjadi kekuatan utama Demokrat.

“TGB dengan nama “Besarnya”,ditambah dengan loyalitas jam’ah NW akan dengan mudah mengendors figur yang akan di usung pada Pilkada NTB” terang Darmasyah.

Akademisi Universitas Muhammadiyah Mataram ini menganalisa, TGB akan  memunculkan calon menjelang dibukanya pendaftaran Balonkada NTB.Starategi Politik ini whait and see ini untuk menimbang dan menakar kekuatan lawan. Namun sayangnya Darmasyah melihat strategi ini terbaca oleh partai lain.

“Munculnya istilah “partai Poros Tengah” dan deklarasi Golkar dengan mengusung Suhaili, Grindra mengusung Ahyar saya melihat maneuver “Mengkarantina” Demokrat” ulas mantan komisioner KPU NTB ini.

Pengamat Politik dan Hukum senior Lalu Satriwan Sahak SH menyorot soal wacana politik yang berkembang saat ini. Memposisikan kader internal sebagai wakil dinilai sikap Inferior (Merendahkan diri) .Sikap ini dinilai tidak mencerminkan Demokrat dan NW sebagai kekuatan Politik dan sosial yang besar.

“Lho kok belum apa-apa sudah merendah? Seperti ketakutan? “ Tanya Satriwan Sahak Heran.

Satriawan menarik kebelakang, momentum munculnya TGB tahun 2018 sebagai lawan yang dipandang “Lemah” dan di dukung oleh dua Partai yakni PKS dan PBB. Namun dengan semangat perubahan yang di berikan ke Jam’ah berupa harapan, mampu mengantarkan TGB Zainul Majdi MA sebagai Gubernur NTB hingga sekarang.

Namun Satriawan mengembalikan keputusan kepada TGB Zanul Majdi selaku ketua Demokrat dan Pimpinan Organisasi NW.  Mantan dosen Fakultas Hukum Universitas Mataram ini berkeyakinan sosok TGB memilki pertimbangan yang matang sebelum mengambil keputusan.

“Ini masih panjang sebelum pendaftaran calon Gubernur pada Januari 2018, saya yakin saat ini TGB masih mengumpulkan informasi dan masukan sebelum memutusakan” pungkas pria asal Lombok Timur ini.

LEAVE A REPLY