Bupati Lombok Timur Buka Festival Muharram

0

kabarlombok.com | Lombok Timur

Seperti tahun sebelumnya, rangkaian Festival Muharram menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1439 H, Pemerintah kabupaten Lombok Timur menggelar Pameran dan Pasar Rakyat yang dikemas dalam acara Festival Muharram.

Pameran dan pasar rakyat yang direncanakan berlangsung selama dua pekan tersebut dibuka Bupati Lombok Timur, H. Moch. Ali bin Dachlan, Kamis (21/9).

Bupati Ali dalam sambutanya menyampaikan, bahwa hampir setiap tahun masyarakat Lombok Timur selalu disibukan dengan berbagai kegiatan menyambut kedatangan bulan Muharam. Namun, ia mengaku seluruh aktivitas ini membuatnya sangat berbahagia.

Melalui kesempatan itu pula Bupati menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Lombok Timur yang cukup begitu antusias mengikuti rangkaian acara Festival Muharram tersebut.

“Diingat saja Muharam ini di Lombok Timur setiap tahun dirayakan dan kita kenangkan sebagai suatu kebangkitan Islam seluruh dunia, untuk mengisi relung hati umat manusia, mengambil peranan membagun dunia sekelilingnya, membagun dirinya, keluarganya, dan masyarakat di tengah-tengah kerusakan yang hebat terutama para generasi muda” uangkapnya.

Menurutnya, masyarakat Lombok Timur harus bertumpu pada satu kekuatan untuk menjadikan muharam sebagai wahana untuk menguatkan diri dan kembali pada jati diri sebagai umat Muslim dengan menjaga moralitas individu, moralitas bangsa dan Negara, serta moralitas umat manusia di Dunia.

Karena itu Bupati yang menggagas Festival Muharram pada periode pertama pemerintahannya itu berterimakasih kepada aparat pemerintah Lombok Timur yang berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan penuh kesadaran.

Selain itu, ia berharap perayaan Muharam ini tidak ditunggangi kepentingan-kepentingan lain, baik pribadi maupun politik, melainkan harus benar-benar tumbuh sebagai kesadaran pribadi, sebagai bentuk perbaikan diri, masyarakat, bangsa, dan negara.

Yang juga tak kalah penting lanjutnya, adalah perubahan dalam masyarakat yakni dengan mengambil momentum 1 Muharam melalui kata-kata ‘Hijriah’ ini diharapkan dapat meninggalkan hal yang buruk ke hal-hal yang baik.

“Sehingga siapapun yang menjadi pemerintah tidaklah penting, karena rakyat mempunyai kesadaran. Masyarakat akan meningkatkan terus hal-hal yang baik dan 12 bulan kedepan akan mengevaluasi apa yang telah dikerjakan,” ujarnya.

Meski hal tersebut merupakan gagasan kecil menurut orang lain, namun kata Ali, hal ini merupakan gagasan besar untuk membangun Lombok Timur, bahkan seluruh umat manusia yang memerlukan perbaikan-perbaikan hidup dan kehidupanya.

Sebelumnya Ketua Panitia pameran dan pasar rakyat, Drs. H. Nuso Prannoto yang juga Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kab.Lombok Timur dalam laporannya menyampaikan panitia menyiapkan 80 stand yang diisi 52 Institusi termasuk OPD, BUMD, BUMN, swasta, serta Organisasi Wanita, dan Pemerintah Kecamatan di Lombok Timur.

Selain itu disiapkan pula stand untuk UMKM dan UKM, sebanyak 32 buah UKM yang terdiri dari 10 UKM dari Bali, Malang, Madura dan Surabaya, termasuk juga UKM yang berasal dari KLU, Lombok Barat dan Lombok Tengah. Dan yang terdaftar seluruhnya berjumlah 73 UKM dan PKL sejumlah 74 orang sehingga seluruhnya berjumlah 147 orang.

Pengelola stand diharapkan berkreasi menarik pengunjung. Nantinya panitia akan memberikan penilaian untuk tiga stand terbaik.

Untuk lebih menghidupkan pameran dan pasar rakyat ini, di panggung utama juga digelar hiburan dan berbagai lomba, seperti busana muslim, Pildacil dan lain sebagainya.

LEAVE A REPLY