Bupati Ali : Anak Adalah Cerminan Orang Tua

0

kabarlombok.com | Lombok Timur

Selasa (1/8) Kabupaten Lombok Timur memperingati Hari Anak Nasional (HAN) sekaligus Pencanangan Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Lombok Timur tahun 2017, yang dihadiri oleh Bupati Lombok Timur H. Moh Ali Bin Dachlan bertempat di Gedung Wanita Selong.

Acara tersebut Di Hadiri oleh Kepala DP3AKB Kab. Lotim, DP3AKB provinsi NTB, Kadis Kesehatan Kab. Lotim, Dinas terkait dan 200 orang lebih perwakilan dari LSM, LPADes, Forum Anak Lombok Timur (FALTIM), SLTA, SLTP, SD dan Anak Buruh Migran (ABM).

Dalam sambutannya bupati menyampaikan bahwa anak-anak bagian dari sistem sosial kemasyarakatan, sebab apa yang dialami oleh anak sekarang adalah cerminan dari kondisi orang tua, yang dialami oleh anak masa lalu lebih berat dari sekarang termasuk di bidang pendidikan.

Saat sekarang ini anak-anak punya banyak tantangan selaras dengan perkembangan teknologi, ia juga mengingatkan para orang tua bahwa diperlukan juga pengawasan menyeluruh sebagai bentuk perannya untuk menanamkan pendidikan karakter sejak dini terhadap anaknya.

“Orang tua harus bertanggunjawab terhadap masa depan anaknnya, taman kanak kanak sejati sebenarnya hidup di lingkungannya, tidak boleh diasingkan sejak kecil” ungkapnya diakhir sambutnnya.

Sementara itu Ketua LPA lotim Judan Putrabaya, SH menyampaikan kegiatan “Hari Anak Nasional dan Pencanangan Lombok Timur menuju Kabupaten Layak Anak” bertujuan memenuhi hak-hak anak dalam masa tumbuh kembangnya yang merupakn tanggung jawab bersama, memberikan pemahaman kepada anak untuk tidak tergerus arus globalisasi terutama yang berdmpak negatif bagi anak.

Judan juga menyampaikan bahwa dana kegiatan ini bersumber dari upaya gotong royong dari berbagai pihak.

Pada kesemptan itu juga Bupati Lombok Timur menyerahkan piagam penghargaan kepada 3  orang kepala Desa yaitu Kades masbagik Utara Baru,  kades aikmel utara,  kades seruni Mumbul yang ikut berpartisipasi aktif dalam meminimalisir terjdi kasus kekerasan terhadap anak, mensosialisasikan tentang pentingnya pendewasaan Usia perkawinan dan kebijakan alokasi anggaran bidang Perlindungan perempuan dan anak.

LEAVE A REPLY