Baiq Diyah Ratu Ganefi Protes Kenaikan Harga Tiket Pesawat Pasca Gempa

0
Baiq Diyah Ratu Ganefi (tengah/ jilbab ungu) sedang memaparkan kondisi masyarakat pasca gempa lombok

Kabarlombok.com – Jakarta

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan beberapa maskapai penerbangan Indonesia, Anggota DPD RI Komite II Dapil NTB Baiq Diyah Ratu Ganefi mengeluhkan harga tiket yang melonjak. Lonjakan harga tiket pesawat dari Lombok maupun tujuan Lombok mencapai Rp 2 juta saat bencana gempa bumi di NTB terjadi.

“Saat gempa terjadi, kami bertanya-tanya mengapa harga tiket dari dan ke Lombok luar biasa mahalnya, padahal saat itu kami dalam musibah,” ujarnya di Jakarta Rabu (05/09).

Ini dinilai tidak tepat karena pada saat seperti itu, menurutnya kemungkinan besar banyak warga yang mengungsi keluar daerah. Ataupun terdapat sanak keluarga yang ingin menengok dan lainnya.

Senator yang kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPD ini membenarkan jika masyarakat juga sangat mengeluhkan hal itu. Sehingga mau tidak mau, harus mengeluarkan banyak uang. Dan situasi tersebut jelas memberatkan pada kondisi pasca bencana.

Direktur Niaga Domestik PT. Garuda Indonesia Nina Sulistyowati mengatakan, pihaknya berkontribusi aktif saat gempa terjadi.

“Harga tiket kami saat gempa menurut laporan yang saya terima tidak pernah mencapai harga tinggi, bahkan kami mengratiskan tiket untuk relawan juga bantuan dalam.bentuk cargo,” katanya.

Karena menurutnya harga tiket maskapai Garuda telah diatur oleh pemerintah. Dimana harga tiket memiliki batas bawah dan atas. Namun demikian, adanya koreksi dan masukan yang diberikan akan menjadi perbaikan maskapai kedepannya.

“Tapi jika benar, akan kembali kami cek, ini sekaligus sebagai koreksi untuk kami di saat-saat bencana,” tambahnya.

Sementara itu, Managing Director Lion Group Daniel Putut Kuncoro Adi mengatakan hal serupa. Dimana pihak maskapainya juga mengratiskan bantuan yang akan didistribusikan ke Lombok.

“Kami sama dengan maskapai lain, mengratiskan bantuan. Baik itu bantuan berupa relawan atau cargo,” katanya.

Ia mengatakan naiknya harga tersebut dapat ditanyakan langsung pada pemerintah. Karena dalam menentukan harga tiket, tiap maskapai mematok berdasar peraturan dari menteri perhubungan.

“PM 14 Tahun 2014 itu ada kota atau destinasi harga termahal dan harga termurah, jadi bisa dilihat disana,” tukasnya.

Namun demikian senator asal NTB ini tetap berharap maskapai terus memiliki upaya dalam meringankan beban korban bencana.

“Hal ini tidak hanya berlaku di NTB. Namun juga daerah lain yang kiranya mengalami bencana,” tutupnya. (bn)

LEAVE A REPLY