Bagaimana jika TGB ditakdirkan sebagai Cawapres Jokowi?

0

Tingkat kesukaan masyarakat terhadap TGB sebagai pemimpin paling tinggi

Kabarlombok.com – Mataram

Usai melaksanakan rangkaian ibadah sholat Jum’at di Islamic Center Mataram (6/7), Ulama Kharismatik Dr KH Muhammad Zainul Majdi langsung menyampaikan pernyataan ke media terkait dukungannya beberapa waktu lalu kepada Jokowi untuk melanjutkan kepemimpinannya dua priode yang sempat membuat hangat jagat perpolitikan Nasional.

Gubernur NTB dua periode yang kerab disapa TGB ini kepada awak media menjelaskan dukungan kepada Jokowi murni sebagai keputusan pribadi dan tanggung jawab sebagai anak bangsa. Setelah mengamati situasi perpolitikan Nasional selama empat tahun belakang ini, gesekan dan polarisasi umat yang terjadi dengan menggunakan sentimen agama semakin mengkhawatirkan.

“Dalam dunia politik sentimen agama tidak boleh di lakukan, namun sentimen agama tersebut bisa di manfaatkan untuk kemanfaatan umat.” katanya.

TGB juga menegaskan bila pernyataan dirinya mendukung Jokowi dua periode tidak terkait dengan permintaan klarifikasi KPK terhadap dirinya. Pun kata dia tidak terkait juga dengan Demokrat karena memang tidak ada komunikasi.

“Tidak ada sangkut pautnya keputusan saya ini dengan persoalan eksternal baik itu terkait dengan KPK, Demokrat ataupun persoalan eksternal lainnya,” ungkap Doktor ahli tafsir ini.

Di singgung di coretnya ia dari daftar capres versi alumni 212, TGB menyatakan bahwa hal tersebut sebagai hak perkumpulan alumni.

Sementara itu Ketua Jaringan Nasional Suara Rakyat untuk TGB (saya TGB) M. Ihsanul W. meyakini jika TGB sudah mempertimbangkan pernyataannya.

“TGB adalah magnet pemberitaan nasional kami ikut apapun sikap beliau.” ucapnya singkat.

Sebelumnya pernyataan dukungan terhadap Presiden Jokowi beberapa waktu lalu telah menghebohkan. Pro kontra terhadap pernyataan TGB tidak bisa ter-elakkan. Beberapa elemen organisasi dan kelompok pemuda yang panutannya kalah pamor dan merasa tersaingi oleh kharisma TGB merasa baper, galau bahkan ada yang merasa kepanasan berkepanjangan. Padahal baru sekedar pernyataan dukungan yang bisa juga diartikan kekaguman.

Untuk  diketahui Presiden Jokowi saat ini masih memiliki elektabilitas tertinggi. Sehingga tidak salah beberapa partai politik seperti dua partai besar yaitu Golkar dan PDIP telah terang-terangan kembali mencalonkan Jokowi sebagai calon presiden dipilpres 2019 mendatang.

Pertanyaannya, bagaimana jika TGB benar-benar menjadi cawapres nya Jokowi?  (bn)

LEAVE A REPLY