Asperindo Bangga, NTB Maju Pesat

0

Mataram, – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) Asperindo Amir Syarifuddin mengaku kagum, bangga dan terkaget dengan perkembangan NTB yang sangat pesat di berbagai bidang, khususnya kemajuan insfastruktur dan aksesibilitas wilayah.

“Beda banget ketika 3 tahun yang lalu saya kesini. Padahal NTB baru saja digoyang gempa. Cepat sekali pulih”, ujarnya terheran saat memberikan sambutan pada acara Musyawarah VI Aperindo NTB bertajuk Konsolidasi bersama membangun perekonomian NTB melalui jasa logistik, di di Lombok Astoria Hotel, Sabtu (21/9-2019).

Para pelaku usaha di sektor riil ini, menilai bahwa perkembangan pesat dibidang aksesibiltas dan infrastruktur pendukung bisnis di NTB, khususnya era pemerintahan Dr. H. Zulkieflimansyah dan Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah sekarang ini, telah berdampak signifikan terhadap aktivitas bisnis di kami (Asperindo, read), ungkapnya. “Jasa pengiriman ekspres dan logistik”, tumbuh rata-rata 20 persen lebih setiap tahunnya”, tutur pria kelahiran jakarta ini.

Ia mencontohkan, misalnya pada pembangunan jalan Baypass yang menghubungkan dari dan menuju Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Lombok Tengah terlihat mulus dan mantap. Menurutnya infrastruktur seperti inilah yang harus diperjuangkan oleh setiap pemerintah daerah di Indonesia, guna mendukung geliatnya perekonomian daerah .

“Saya pribadi bangga akan loncatan kemajuan pembangunan di NTB. Tidak mudah untuk bangkit apalagi dari musibah pasca gempa. Bersyukurlah memiliki pemimpin yang amanah dan peduli terhadap masyarakatnya,” puji Amir.

Disisi lain, Amir mengatakan, pembangunan infrastruktur di NTB secara prioritas harus terus dilakukan karena akan membuat dampak terhadap industrialisasi local, disamping juga secara perlahan membangun sumber daya manusia untuk meningkatkan daya saing NTB dikancah global.

Menurutnya, industri di NTB akan semakin terlihat, apabila didukung dengan sumber daya manusia tentunya melalui inovasi inovasi brilian. “Buktinya saat ini NTB disektor pertanian sudah mampu bersaing. Tercatat NTB mampu menjadi central produksi hasil pertanian seperti; jagung, cabai,dan palawija untuk diekspor diberbagai daerah di Indonesia, dan juga dari nilai hasil makro, arus investasi di NTB cukup besar,” ungkap amir.

Mewakili Gubernur NTB, Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi NTB, I Gde Putu Aryadi, S.Sos, MH menyampaikan pesan Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah yang mengharapkan dukungan nyata dari seluruh jajaran Asperindo untuk percepatan roda ekonomi dan investasi menuju NTB gemilang.

Ia menjelaskan dari 6 fokus program strategis yang menjadi prioritas pemerintahan Bang Zul- Umi Rohmi saat ini, salah satunya adalah NTB Ramah Investasi. Implementasi dari ramah investasi, kata Gde Aryadi maka infrastruktur dan Konektivitas wilayah harus diwujudkan. Kemudian SDM dan para pengusaha lokal harus disiapkan, agar kelak tidak hanya menjadi pemain cadangan, terang Gde Aryadi menyampaikan program NTB Gemilang.

“Jadilah pemain utama, jangan jadi pemain cadangan! Dan mari bahu membahu memajukan NTB”, ajak Gde.

Lebih lanjut, menurut Aryadi langkah luar biasa Gubernur NTB untuk mengirim 1000 anak-anak muda menempuh pendidikan diluar negeri, satu alasannya adalah ini. “Agar kelak menjadi pengusaha hebat dan mandiri”, tegasnya.

Ia juga mengatakan bahwa saat ini NTB sudah mulai pulih pasca gempa bumi. Hal itu terlihat dari jumlah kunjungan wisartawan ke daerah yang dikenal dengan gumi Gora itu. Tercatat bulan juni ini, jumlah wisata asing yang berkunjung sebanyak 6.300 orang, naik 300% dibandingkan kunjungan di bulan Januari 2019, yakni sebanyak 2000 orang. Untuk itu ia berharap perlu upaya bersama dalam memajukan NTB disegala bidang tak terkecuali para pengusaha yang tergabung dalam Asperindo.

Selanjutnya, disektor pendukung lainnya seperti infrastruktur penunjang transfortasi, Aryadi menegaskan bahwa dalam kurun waktu satu tahun, NTB berhasil menorehkan trend gemilang. Diantaranya, perluasaan dan peningkatan infrastruktur di Bandara Internasional Lombok (BIL) terus ditingkatkan, terutama menyambut gelaran MotoGP tahun 2021 mendatang.

Pemprov NTB juga terus membuka aksesibilitas angkutan atau transportasi agar terbuka dan terhubung secara regional, nasional dan internasional, termasuk mengupayakan penerbangan langsung (Direct Flight) Lombok-Perth. Tak hanya itu di transfortasi laut, NTB juga berhasil merayu Kementerian Perhubungan RI melalui Dirjen Perhubungan Laut untuk mengizinkan pelayaran rute kapal kargo (kapal pengangkut barang) dari Surabaya- Labuan Badas (PP), pungkasnya.(red)

LEAVE A REPLY