“Aroma” Musda Demokrat NTB Makin “Menyengat” Di Lokasi Rakernas

0
TOKOH MUDA. TGB dan AHY berpose bersama dengan latar belakang peserta Jalan sehat di Mataram (07/5)

KabarLombok.com-Mataram. Kasak-kusuk isu Musyawarah Daerah (Musda) Demokrat NTB makin “terang”. Sejumlah Ketua DPC Demokrat NTB menyatakan sudah mendengar informasi mengenai akan dihelatkannya Musda Partai Demokrat guna memilih Ketua DPD Demokrat NTB masa kerja lima tahun kedepan.

Ditengah kesibukan kader-kader Partai Demokrat melaksanakan Rakernas, selentingan kabar akan digelarnya musda pada tanggal 10 atau 11 Mei seusai acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) santer terdengar. Perbicangan Kader Mercy NTB ini terpantau KabarLombok.com disetiap sesi rehat Rakernas.

Momentum hadirnya petinggi Partai Demokrat seperti Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Sekjen Hinca Panjaitan dan lainnya akan memuluskan digelarnya acara pemilihan Ketua DPD. “Kasak-kusuk” kader ini juga menyebutkan Musda Demokrat NTB akan memilih ketua dengan aklamasi. Suara bulat dari sepuluh Kabupaten di NTB diyakini kompak menunjuk TGB Zainul Majdi MA sebagai ketua untuk priode selanjutnya. Semiotika (Tanda baca) politik dibaca oleh kader Demokrat dari digelarnya Rakenas di NTB dan hadirnya semua elit Demokrat sebagai penunjukan langsung TGB Zainul Majdi MA sebagai nakhoda Demokrat NTB kembali.

“Kami sudah dengar (akan digelar musda) dan tidak masalah, karena Pilkada dan Pilpres sudah dekat,” ucap salah sorang ketua DPC Demokrat dari Pulau Lombok yang enggan dipublikasikan namanya.

Sementara itu Ketua DPC Demokrat Sumbawa Syamsul Fikri AR S.Ag, MSi mengaku sudah mendengar dan membenarkan akan digelar musda setelah acara Rakernas. “Untuk kepastian dan waktu digelar silahkan mas, menghubungi Sekertaris DPD Demokrat NTB (Zainul Aidi) atau Wakil Ketua Satu (TGH Mahlly Fikri),” saran Syamsul Fikri.

Mengenai arah dukungan suara DPC Demokrat Sumbawa, Fikri panggilan sehari-harinya menyatakan sudah mengajukan surat dukungan kepada TGB Zainul Majdi MA sebagai Ketua DPD Demokrat NTB sejak tahun 2014 yang ditanda tangani oleh 24 ketua Kecamatan Partai Demokrat di Kabupaten Sumbawa.

“Tahun 2015 kembali surat dukungan tahun sebelumnya kami kirimkan dan sampai hari ini belum kami cabut,” tegas Fikri.

Menyoal alasan dukungan DPC Demokrat Sumbawa, Fikri membeberkan alasannya. Sosok TGB yang memiliki popularitas dan elektabilitas diyakini masih sangat dibutuhkan memimpin Demokrat NTB. Ditambahkan oleh Politisi Muda Sumbawa ini jika saat ini TGB bukan lagi milik NTB namun, sudah menjadi aset Indonesia. Sehingga tidak ada alasan untuk kader Demokrat yang lain untuk tidak memilih TGB kembali sebagai Ketua DPD Demokrat NTB kembali.

Sekretaris DPD Partai Demokrat NTB yang dihubungi KabarLombok.com belum bisa memberikan keterangan. Konfirmasi via telpon belum tersambung.

LEAVE A REPLY