Apa Kabar Pariwisata KLU? (1)

0

Kabarlombok.com – Lombok Utara

Rentetan gempa yang memporak porandakan Kabupaten Lombok Utara sejak Bulan Juli hingga Agustus lalu telah memakan korban jiwa dan kerusakan bangunan cukup parah. Obyek wisata tiga Gili yang merupakan ikon pariwisata (KLU) tak luput dari kerusakan. Kerusakan sejumlah obyek wisata ini turut menghambat perekonomian warga Lombok Utara.

Salah satu obyek wisata yang terdampak gempa yaitu “Patung Sang Budha” yang berada di atas bukit Dusun Tebango Bolot Desa Pemenang Timur Kecamatan Pemenang Lombok Utara. Dusun tebango bolot terletak di selatan desa pemenang timur, yang berjarak sekitar 2 km dari pusat desa pemenang timur, dengan ketinggian sekitar 300 Mdpl. 

 

Keberadaan Patung Budha setinggi 7 meter ini berdiri menghadap Barat seakan menatap tiga Gili Di Kabupaten Lombok Utara.

“Patung Sang Budha” ini masih dalam tahap finising, namun gempa yang berlangsung selama dua bulan mengakibatkan pondasi patung tersebut bergeser turun hingga setengah meter. Beruntung, gempa dahsyat tersebut tidak sampai merusaknya.

Arindi salah satu warga bukit Tebango Bolot Pemenang menceritakan, dirinya dan warga lain sempat khawatir patung tersebut akan roboh seperti Vihara yang berada dibelakang patung tersebut.

“Saat berlari menyelamatkan diri saya sempat menengok kearah patung itu dan melihat seperti bergerak turun dan jatuh ke lereng bukit,” kisah petani jambu mete ini.

Bergerak turunnya patung tersebut saat gempa akibat tanah yang menopangnya bergerak seakan hendak longsor. Keretakan tanah disekitar patung Budha hingga saat ini masih terlihat dengan kedalaman puluhan centi meter dan lebar 5 centi meter.

Pembangunan patung ini menurut Sasmadi warga Bukit Tebango lainya, selain sebagai wujud keyakinan juga untuk obyek wisata religi andalan Kecamatan Pemenang. Hampir 100 persen warga Bukit Tebango pemeluk Agama Budha.

Salah seorang umat Budha asal Malaysia yang kebetulan berkunjung ke Vihara tersebut mengungkapkan kekagumanya.

“View dari atas bukit ini elok sangat,” ucap Khoh Goh Tong dengan logat melayu kental.

Pelancong asal Negeri Jiran ini menyamakan posisi “Patung Sang Budha” di Bukit Tebango Bolot dengan patung Yesus Kristus yang ada Di Rio De Janeiro Brazil. Pernyataan wisatawan ini cukup beralasan karena kesan yang terlihat dengan posisi “Patung Sang Budha” yang menghadap Laut seperti hendak mengucapkan “Lihatlah keindahan KLU dari atas bukit ini”

Untuk diketahui sebelum bencana gempa terjadi, tiap hari obyek wisata religi “Patung Sang Budha” ramai dikunjungi wisatawan untuk sekedar berpotho maupun beribadah di Vihara Bukit Tebango.

Dengan pemulihan kerusakan patung dan Vihara selain untuk ritual keagamaan juga berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat setempat.(ml)

LEAVE A REPLY