Angkat Literasi Sejarah di Era Digital, UnHam Peringati Hari Sejarah Nasional

0

Selong, – Prodi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi Universitas Hamzanwadi peringati Hari Sejarah Nasional, Kamis (19/12). Kegiatan ini mengangkat tema “Literasi Sejarah di Era Digital dalam Menafsir Sejarah di Hari Depan” dirangkaikan dengan beberapa kegiatan mulai dari talk show, pameran buku, dan pameran koleksi laboratorium sejarah.

Pembukaan kegiatan dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi (FISE) Dr. Muh. Fahrurrozi, M.M., beberapa Ketua Program Studi di bawah FISE antara lain Dr. Armin Subhani (Pen. Geografi), dan Abdurrahman, M.Si. (Pen. Sosiologi), Dosen Prodi Pendidikan Sejarah, beberapa perwakilan guru sejarah, Ketua BEM FISE, serta siswa SMA/MA/SMK dari beberapa sekolah dari Lombok Timur dan Lombok Tengah ikut serta dalam kegiatan pembukaan yang dilaksanakan pada hari Selasa (17/12).

Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan selama tiga hari sejak tanggal 17 – 19 Desember dengan lokasi kegiatan di Lab. Sejarah, Lab. sosiologi dan Lab. Geografi.

Selaku tuan rumah, Kaprodi Pendidikan Sejarah Dr. H. Badarudin, M.Pd., dalam sambutan pembukaan menguatkan arti penting dari berbagai peristiwa sejarah sebagai pendidikan nilai bagi generasi muda.

“Sejarah tidak saja dipelajari untuk memahami sejarah itu sendiri, namun lebih dari itu terdapat nilai-nilai pendidikan di dalamnya, termasuk salah satu peristiwa yang diperingati saat ini merupakan awal dari literasi mengenai sejarah berdasarkan perspektif Indonesiasentris.” jelasnya.

Sementara itu, dalam membuka kegiatan, Dekan FISE Dr. Muh. Fahrurrozi, M.M., menekankan pentingnya pengembangan laboratorium sejarah dalam bentuk digital.

“Sesuai dengan temanya sangat relevan dengan kebutuhan dewasa ini, salah satunya melakukan digitalisasi koleksi-koleksi laboratorium yang kita miliki supaya siswa dan masyarakat umum lebih cepat mengaksesnya terutama melalui laman website universitas” terangnya.

Selama tiga hari kegiatan, hadir perwakilan siswa tidak kurang dari 30-an sekolah SLTA yang ada di Lombok Timur dan beberapa yang berasal dari Lombok Tengah sekaligus didampingi oleh guru-guru sejarahnya.

Para peserta sangat antusias terutama untuk ingin memahami setiap objek sejarah yang ada dengan arahan dan penjelasan dari tutor yang sudah dibagi berdasarkan perkembangan priodesasi sejarah.

Tidak kalah menarik perhatian peserta juga beberapa album dari pendiri NW TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid serta beberapa album kegiatan Prodi Pendidikan Sejarah di daerah saat melakukan Kuliah Kerja Lapangan (KKL).

Selain Talk Show yang menghadirkan pembicara baik dari dosen dan mahasiswa, sebagai bagian dari rangkaian acara, beberapa mahasiswa dalam kegiatan ini juga menunjukkan kebolehannya untuk menghibur para peserta, mulai dari Stand Up Comedy, bahkan praktek sosiodrama yang ditampilkan oleh beberapa mahasiswa termasuk Ketua HMPS Pendidikan Sejarah. Tidak kalah menghibur penampilan mahasiswa unjuk kebolehan vokal bernyanyi dan menari membuat suasana peringatan Hari Sejarah Nasional ini lebih menarik.

Kegiatan Peringatan Hari Sejarah tahun ini memiliki nuansa yang berbeda dengan kegiatan lain sebelumnya, dimana para panitia dan tutor dari mahasiswa Himpunan Program Studi Pendidikan Sejarah menggunakan baju adat Sasak, hal ini menurut Lalu Murdi, M.Pd selaku ketua panitia selain dapat menjadi daya tarik tersendiri, dan sebagai syiar bahwa Prodi Pendidikan Sejarah dan Universitas Hamzanwadi pada umumnya memiliki kebanggaan tersendiri dengan pakaian khasnya.

Sejalan dengan pernyataan tersebut, Rizal Efendi selaku ketua panitia HMPS membenarkan antusiasme panitia dan tutor untuk menggunakan pakaian adat.

“Sehingga mungkin kekhasan inilah yang menyebabkan para peserta juga tertarik dan sering meminta tutor untuk melakukan poto bersama,” katanya menjelang penutupan kegiatan yang dilakukan pada hari Kamis (19/12).(red)

LEAVE A REPLY