49 GGD Terima SK PNS dan 660 Operator Sekolah Terima SK Bupati

0

kabarlombok.com | Lombok Timur

Pelaksanaan penyerahan Keputusan Pengangkatan Calon Pegawai Negri Sipil Program Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI sebanyak 49 orang dan 660 operator Sekolah di serahkan oleh Bupati Lombok Timur, Senin (14/8) di Ball Room Lantai II Kantor Bupati Lombok Timur.

Hadir pada acara penyerahan SK tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Lotim dan Kepala Dinas terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Timur, HM. Ali Bin Dachlan menyebutkan bahwa tidak ada daerah di Lombok Timur ini yang masuk dalam kategori daerah terpencil yang sebenarnya yang harus diberikan guru garis depan.

Beberapa daerah yang ditunjuk sebagai penerima GGD ini adalah daerah-daerah yang sudah maju. Sebut saja, Sembalun, daerah ini adalah kawasan wisata, Sambelia juga adalah daerah pertumbuhan baru yang sarana prasarana infrastruktur penunjangnya sudah sangat bagus. Kondisi yang sama juga dengan di Pulau Maringkik yang memang harus menggunakan alat transportasi laut. Namun, jarak tempuhnya dari daratan sangat singkat.

Bupati juga menyinggung persoalan banyaknya GGD yang ditempatkan di Lombok Timur ini berasal dari luar daerah. Hal ini dikatakannya karena pengangkatan GGD ini dilakukan pemerintah pusat yang semua proses seleksi ditangani pemerintah pusat. Daerah hanya sebagai penerima manfaat dan tidak memiliki kewenangan dalam menentukan kelulusan peserta.

Meskipun demikian, pemerintah daerah tetap mendapatkan manfaat yang besar dari adanya penempatan GGD ini di Lombok Timur. Sebab, kondisi yang ada saat ini, Lombok Timur terus kekurangan guru. Sedangkan, tidak ada aturan yang membolehkan daerah untuk pangangkatan guru PNS.

Dikatakan Bupati bahwa setiap tahun, Lotim kehilangan 200 an guru yang pensiun. Sedangkan, pengangkatan guru PNS baru tidak ada. Oleh karena itu, Lotim patut berterima kasih melalui program GGD ini, tambahan guru bisa diberikan pusat. Walaupun jumlahnya sangat terbatas yang tidak sesuai dengan yang pensiun.

Adapun, terkait pengangkatan operator sekolah sebagai honor daerah yang cuma ada di Lombok Timur ini, Bupati menilai jabatan operator sekolah adalah profesi yang sangay vital dalam lingkungan sekolah. Karena itulah, nasibnya harus diperhatikan dan kalau perlu gajinya bisa dinaikkan tahun depan.

LEAVE A REPLY